Kesalahan Pertama

Seorang ibu menggendong anaknya di atas bahunya ketika pergi kepasar. Seorang perempuan yang membawa keranjang buah lewat di depannya. Anaknya mengambil sebuah pisang dari keranjang itu dan mulai memakannya. Ibunya mengetahui hal ini, dan ketika diberi tahu bahwa dengan cerdik ia mengambil pisang itu dari penjual buah yang lewat, ibunya memuji kecekatannya. Hal ini menyebabkan anak kecil itu mempunyal kesenangan mencuri barang yang tidak seberapa harganya dan setelah lebih besar mencopet – kemudian benar-benar menjadi maling dan kemudian ikut gerombolan perampok.

Suatu kali ketika sedang merampok, ia juga melakukan pembunuhan. Ketika ia ditangkap dan dipenjarakan, ia menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan ibunya sebelum menjalani hukuman gantung. lbunya yang  menangis meraung-raung dengan  putus asa dibawa ke hadapan putranya. Ia tersedu-sedu menangisi nasib anaknya. Anaknya minta agar ibunya mendekat; tiba-tiba ia akan mencekik ibunya. Para pengawal memisahkan mereka. Anak itu berkata: “Ia layak dihukum; karena ialah yang menyebabkan kehancuranku. Jika saja ia menegurku ketika aku mencuri pisang sewaktu masih berumur dua tahun dan bukannya memujiku, aku tidak akan terperosok melakukan penbuatan jahat.”

Leave a comment

Filed under karma phala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s